Tips Berkendara Matic

Ertiga matic

Ertiga matic

Mobil bertransmisi automatic memiliki perbedaan dalam cara berkendara dan sistem berkendara, sehingga diperlukan pengetahuan dan perubahan kebiasaan bagi orang yang baru pindah dari mobil transmisi manual ke transmisi otomatis. Tidak hanya perbedaan pada proses pemindahan gigi, yang mana mobil manual harus menginjak kopling dahulu sebelum memindahkan gigi sedangkan mobil matik prosedur itu dihilangkan. Nah yang lebih penting dalam mengendarai mobil matik adalah bagaimana mengatur gigi supaya sesuai dengan peruntukkannya dan memahami karakter dari transmisi matik itu sendiri. Untuk itu akan dibahas beberapa arti dan fungsi tanda, abjad dan angka pada transmisi matik sehingga  tidak terjadi yang namanya kagok mobil matik.

Berikut ini fungsi tombol, huruf dan angka pada panel transmisi mobil matic

Tombol Shift Lock mempunyai fungsi sebagai sistem pengunci transmisi pada posisi tuas tertentu. Shift lock biasanya ada pada beberapa mobil keluaran terbaru. Mobil yang akan di parkir paralel gunakan tombol shift lock untuk menggeser posisi P ke N, sehingga mobil bisa digeser-geser.

P (Park), posisi ini berarti secara mekanis, transmisi mengunci roda sehingga mobil tidak dapat maju maupun mundur. Agar transmisi awet, anda dianjurkan menggunakan posisi P apabila mobil berhenti lama atau kondisi mobil sedang di parkir.

R (Reverse), posisi ini berarti mobil bergerak mundur. Lakukan injak rem sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi R (model gate). Mobil matik prinsipnya akan selalu berjalan maka lakukan pelepasan rem secara perlahan-lahan agar mobil tidak mundur dengan cepat.

N (Neutral), posisi ini berarti mobil dalam keadaan bebas. Kondisi roda mobil secara mekanis tidak terkunci oleh sistem transmisi, begitu juga pada putaran mesin. Mobil dapat didorong secara bebas. Pastikan posisi transmisi pada tuas N agar mobil dapat distarter (sama seperti posisi tuas di P).

D-3 (Gigi 3), posisi ini mobil bergerak maju dan merupakan posisi top gear. Tanda ini juga sebagai petunjuk bahwa mobil jenis matik dengan 4 percepatan.

2 (Gigi 2), Posisi ini biasa juga disebut second gear. Bila mobil berada pada tanjakan yang agak curam maka dianjurkan transmisi digeser ke tuas 2, begitu juga mobil dalam posisi jalan yang turunannya agak curam disebabkan tuas gigi 2 mempunyai engine break.

L (Gigi 1), Posisi ini merupakan posisi transmisi yang paling rendah (low). Biasanya posisi ini digunakan jika mobi sedang menarik kendaraan di jalur berat, tanjakan yang sangat curam atau turunan yang sangat curam.

O/D ( Over Drive ), berfungsi  untuk menurunkan posisi gear dan menahannya agar tidak naik agar putaran mesin makin tinggi dan torsi meningkat. Dengan menekan sebuah tombol di tuas transmisi, maka indikator O/D OFF di dasbor akan menyala. Hal ini menandai bahwa transmisi bekerja tidak dengan seluruh perbandingan gigi yang tersedia. Pada mobil dengan 4-speed,  transmisi bekerja hingga rasio gear  ketiga saja. Dengan kata lain, fitur ini berguna ketika pengendara hendak menyalip kendaraan di kecepatan tinggi seperti di jalan tol.

Informasi dan Pemesanan Suzuki

Informasi dan Pemesanan Suzuki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s