ERTIGA PRODUK UNGGULAN SUZUKI

ERTIGA

ERTIGA

Senyum Suzuki Indonesia makin lebar tahun ini. Penjualan produknya perlahan, tetapi pasti terus meningkat berkat sosok Ertiga. Khususnya menyaingi merek yang sudah menguasai segmen multi-purpose vehicle (MPV) 7-penumpang dengan harga paling terjangkau (entry level). Ertiga adalah asa baru bagi Suzuki di Indonesia.

Indonesia menjadi negara kedua di dunia yang meluncurkan Ertiga setelah India. Tetapi, Suzuki Motor Corporation mengaku banyak mengambil masukan dari Indonesia waktu merencanakan produk ini. Suzuki sudah memperkenalkannya sejak masih konsep “R III” di Indonesia International Motor Show 2010. Bahkan, lafal Indonesia dari nama mobil tersebut (“ertiga”) dipilih menjadi nama model terbaru Suzuki itu.

Kebut
Kini, setelah enam bulan dipasarkan, Ertiga berhasil membuktikan dirinya sebagai produk unggulan. Duet maut Toyota Avanza-Daihatsu Xenia bahkan dibuat ketar-ketir dengan performa penjualan jagoan baru Suzuki ini. “Sampai saat ini (Oktober 2012), total penjualan Ertiga sudah 28.000 unit, sampai akhir tahun kami coba kejar jadi 38.000 unit,” komentar Davy Tuilan, Direktur Penjualan SIS, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, akhir pekan lalu.

Ertiga terbukti sangat menarik bagi konsumen Indonesia. Hal tersebut terbukti dari pangsa pasar yang makin meningkat dari target awal hanya 15 persen. “Sekarang, Oktober saja sudah 19 persen di segmen MPV murah. Ini membuat kompetitor gerah,” lanjut Davy.

Prestasi Ertiga di kancah persaingan penjualan mobil Tanah Air juga dibuktikan dengan keberhasilan menduduki peringkat sembilan model terlaris sepanjang tahun ini.

Lebih lengkap
Apa yang membuat Ertiga fenomenal dan berhasil membuktikan diri sebagai jagoan baru? Endro Nugroho, Direktur Pemasaran SIS, mengatakan, kunci utamanya adalah menerapkan peribahasa “Tak kenal, maka tak sayang”. Upaya ATPM yang biasanya merahasiakan produk sampai benar-benar diluncurkan tidak berlaku bagi Ertiga. “Kami justru menggiring supaya Ertiga sudah dikenal sejak dari konsep. Peluncuran perdana di India sampai akhirnya hadir di masyarakat,” beber Endro.

Hanya dengan mengandalkan pemberitaan di media, konsumen sudah antre memesan Ertiga sampai 4.800 orang dengan menyerahkan tanda uang jadi. Faktor lain yang memupuk kepercayaan konsumen bukan lagi merek, melainkan fitur-fitur yang tidak ada pada kompetitor. “Mulai dari dua kantong udara, immobilizeranti-lock braking systemelectronic brake distribution, sampai penambahan besi baja pada keempat pintu sisi mobil. Semua itu andalan kami,” lanjut Endro.

Harga
Bertempur di segmen MPV murah yang dikuasai Avanza-Xenia butuh kekuatan lain dan tidak cukup mengandalkan fitur. “Faktor utama adalah harga yang kompetitif,” jelas Davy Tuilan. Suzuki berhasil mempertahankan harga tidak hanya di Jabodetabek, tetapi juga di luar wilayah itu. “Kita menyerang jantung kompetitor dengan semangat khusus dari para dealer di daerah,” lanjut Davy.

Performa Ertiga juga diikuti oleh Mega Carry (APV pikap) yang makin digemari pengusaha di Indonesia. Hasilnya, pada Oktober lalu penjualan Suzuki di Indonesia naik ke posisi kedua, yaitu 15.655 unit, menggeser Daihatsu hanya 14.882 dan Mitsubishi 15.005 unit.

Sampai akhir tahun, Suzuki menargetkan bisa menjual paling kurang 120.000 unit dan menguasai pangsa 12 persen dari total penjualan 1 juta unit, naik dari tahun lalu yaitu 10,5 persen. Sepanjang Januari-Oktober, Suzuki sudah menjual 103.537 unit, yang berada pada posisi kempat nasional.

Berdasarkan prestasi tersebut, Ertiga bisa dikatakan sebagai model fenomenal di tahun Naga Air.

UNTUK MENDAPATKAN PENAWARAN MENARIK SILAHKAN KLIK :

HITUNGAN KREDIT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s